Pages

Selasa, 01 Januari 2013

Eksistensi Dunia Fotografi Dikalangan Remaja Bengkulu


(Fotoku Seleraku)

Bengkulu - Foto merupakan suatu hasil potretan sebuah alat potret yang berupa gambar. Dimana alat potret itu dikenal dengan nama kamera. Sejak zaman nenek moyang kita dahulu kamera telah diakui keberadaannya. Begitu juga dengan sekarang seiring berkembangnya zaman kamera pun semakin digilai para penyukanya dari berbagai kalangan masyarakat. Tak dapat dipungkiri diakhir tahun 2012 ini pun para fotografer semakin menunjukkan eksistensinya di dunia fotografi dan ribuan jepret pun telah mereka dapatkan.

Asep Tri Sandy, ketua komunitas fotografi mahasiswa
Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu

Sebagian orang ikut berpartisipasi dalam dunia fotografi dikarenakan mereka memang hobby dengan dunia itu namun sebagian orang juga hanya mengikuti trendy zaman sekarang. “Mengenai eksistensi dunia fotografi dikalangan remaja saat ini begitu luar biasa antusiasnya, tapi saya juga tidak tahu ini akan berlangsung seterusnya, atau hanya ikut ikutan mode. Cuma seleksi alam yang dapat menentukan siapa yang memang teguh kepada dunia fotografi dan siapa yang hanya menjadi peserta”. Ujar Asep, ketua komunitas fotografi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIB.

Banyaknya orang yang berpartisipasi dalam dunia fotografi akan semakin menunjukkan keragaman kreatifitas-kreatifitas remaja Bengkulu dalam memotret suatu objek dan hasilnya  tentulah berbeda antara seseorang dengan orang lainnya meskipun jenis kamera dan lensa yang mereka gunakan sama. Pada dasarnya foto merupakan suatu pembicaraan sebuah moment yang terlihat melalui gambar dimana pembicaraan foto itu akan dikmanai dan disukai oleh orang yang berbeda pula karena setiap orang memiliki selera mereka masing-masing  dalam memotret suatu objek. “Saya begitu tertarik dengan dunia fotografi, karena menurut saya suatu moment itu perlu diabadikan, karena suatu moment tidak akan pernah terjadi dua kali dan tidak bisa diulang. Menurut saya dengan foto kita dapat mengingat masa-masa indah kita di masa lampau. Bukankah cara termudah untuk membuat kita bahagia adalah dengan cara mengingat kejadian yang telah lalu?”. Tambah pria berambut gondrong ini, saat diwawancarai pada hari sabtu lalu (29/12).

0 komentar

Posting Komentar