Pages

Selasa, 01 Januari 2013

Tinta Ungu Penentu Nasib Kota Bengkulu Untuk Lima Tahun Kedepan

(KOTA INI DI MATA-KU)

Bengkulu- Pemilihan wali kota beberapa bulan lalu mendapatkan hasil yang menetapkan bahwa akan dilaksanakan kembali pemilihan calon wali kota putaran kedua mengingat perhitungan suara yang diperoleh pada putaran pertama menetapakan dua pasang kandidat dengan perolehan suara masing-masing kandidat tidak mencapai angka 30% suara dari hak suara masyarakat kota Bengkulu, hal tersebut mewajibkan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk kembali melakukan pemilu tahap ke-2 pada tanggal 22 desember 2012 dengan dua kandidat calon walikota yang memiliki persentase tertinggi perolehan suara diantara 7 kandidat calon walikota pada tahap pertama yakni Ahmad Kanedi-Hamdani dan Helmi Hasan-Patriana Sosialinda.

View Tower merupakan salah satu Icon kota Bengkulu.

Pemilu tahap dua telah usai dua kandidat yang kembali bersaing untuk membangun kota Bengkulu 5 tahun kedepan yakni pasangan calon wali kota Helmi Hasan dengan calon wakil wali kota Patriana Sosialinda dan walikota terdahulu yang kembali mencalonkan diri yakni Ahmad Kanedi dengan calon wakil wali kota Hamdani akhirnya dimenangkan oleh pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Helmi Hasan dan Patriana Sosialinda. Persaingan kedua kandidat terbilang sangatlah ketat karena hasil kumulatif perhitungan hak suara menyatakan bahwa 48% suara untuk pasangan Ahmad Kanedi - Hamdani dan 51% suara diraih oleh pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Helmi Hasan - Patriana Sosialinda. “Awalnya saya sangat deg-degan karena mendapat informasi dari suami saya bahwa calon walikota pilihan saya kalah suara dibeberapa TPS di kelurahan sidomulyo. Namun setelah tau hasil akhir bahwa pilihan saya memenangkan suara, saya sangat senang karena saya sangat berharap pemimpin baru ini bisa menepati janji-janjinya untuk mensejahterakan warga kota Bengkulu.” Ujar Darnila warga Jl. Timur Indah 3 RT 03 Kelurahan Sidomulyo Kota Bengkulu saat diwawancara usai mencoblos pada hari sabtu lalu (22/12).

Idealnya harapan masyarakat Kota Bengkulu memilih pemimpin untuk kota ini adalah untuk mendapatkan perubahan Kota Bengkulu yang lebih baik. Seperti yang telah kita ketahui bahwa Kota Bengkulu merupakan sebuah kota kecil yang jauh dari kata maju. Jalan berlubang, jalanan yang gelap gulita pada malam hari, sampah berserakan ditempat wisata, listrik yang sering padam merupakan hal yang tidak asing lagi bagi warga kota ini. Tak menjadi soal mendapatkan pemimpin baru ataupun tetap dipimpin oleh pemimpin lama namun yang menjadi tuntutan masyarakat adalah pemimpin yang tidak ingin sejahtera sendiri melainkan pemimpin yang bisa mensejahterakan rakyatnya.

SEGENGGAM HARAPAN KEPADA PEMIMIPIN UNTUK KOTAKU

Harapan adalah  do’a, cita-cita, impian yang diharapkan suatu saat bisa terkabul menjadi kenyataan. Aku punya banyak harapan. Salah satunya harapanku untuk kotaku. Kotaku ini kota Semarak katanya. Waktu masih kecil, saya hanya melihat diperbatasan kota ada sebuah tulisan di baliho “Kota Bengkulu Kota Semarak”. Jika dilihat dalam kamus besar Bahsa Indonesia, semarak artinya megah maka Kota Bengkulu Kota Megah. Megah? Megah seperti apa yang dimaksud? Saya berharap untuk pemimipin yang baru ini bisa benar-benar dapat mengesensikan kata “semarak” itu untuk kota Bengkulu tercinta ini. Pada dasarnya kata “semarak” merupakan sebuah singkatan yakni singkatan dari Sejuk Meriah Aman Rapi Kenangan. Yaaaah semoga saja kata “semarak” akan benar-benar menjadi sebuah do’a untuk kota ini.

Bengkulu kota pelajar katanya. Iya. Memang banyak pelajar dikota ini namun belum bisa dibuktikan bahwa seluruh pelajar merupakan orang yang terpelajar.. Lagi-lagi seberkas harapan muncul untuk kota ini semoga pelajar kota ini tidak didik untuk melakukan Korupsi Kolusi dan Nepotisme. Semoga seorang pemimpin kota ini mampu menjalankan amanahnya dengan baik untuk memimpin, membina, mendidik seluruh warga kota ini.

 Kota Bengkulu merupakan ibu kota Provinsi Bengkulu. Kota yang terletak di tanah Sumatera ini sebenarnya merupakan sebuah tempat yang jarang dikenali oleh provinsi diluar Sumatera. Entah apa yang membuat kota ini enggan dikenali oleh banyak orang layaknya orang mengenali Kota Jakarta. Listrik yang suka padam, lampu jalanan yang tidak menyala di malam hari, jalanan rusak, sampah berserakan dan keboborokan lainnya tentang kota ini sejatinya merupakan suatu tanggung jawab pemimpin yang tidak terlalu rumit untuk diselesaikan.

Thomas Erickson ( Mahasiswa UNIB )

”Jika berbicara mengenai  jalan rusak dan banyak sampah, hal tersebut  pasti bisa di handle pada dasarnya, hanya saja bagaimana cara eksekusi dan birokrasi dilapangannya nanti. Mengenai masalah  banyaknya sampah yang berserakan, pemerintah juga sebenarnya sudah memiliki usaha, hanya masalah optimalisasinya saaj yang kurang. trus penanaman di pribadi masyarakatnya juga penting

Harapan saya untuk walikota baru :

untuk bidang pariwisata, yang dilakukan walikota sblmny walaupun melakukan korupsi sebnarny bisa kita lihat hasilnya nah salah satu yang penting dilakukan walikota yang baru untuk melanjutkan apa yang sudah dimulai oleh walikota sebelumnya agar program-programnya  bisa berkesinambungan dan bisa berjalan dengan baik karena  tidak cukup waktu sekali jabatan 5 tahun saja untuk membangun kota ini.

di mata saya kota Bengkulu merupakan sebuah kota dengan sumber daya alam yang tidak begitu banyak. dipimpin pemimpin yang korupsi, birokrasi amburadul, lapangan kerja minim, orientasi masyarakat cuma untuk jadi PNS, Investasi dari luar, PT cv dll tidak ada, kalaupun ada sering dijadikan objekan pemimpin. Potensi pariwisata ada tapi kurang terekspos dan kurang di ekspore. Kota yang punya potensi untuk maju tapi kita butuh pemimpin yang punya strategi dan program jitu untuk mengatasi masalah diatas.

Zemri Efrizal  ( Bujang Kota Bengkulu 2012 )

Saya berharap kepada pemimpin di kota ini yaitu beliau benar-benar mampu membawa perubahan yang sangat besar terhadap kota ini . Seperti kita ketahui masih banyak yang perlu dibenahi pada kota kita , terutama pada kebersihan dan keamanan kota . Jika kita dibandingkan Kota Bengkulu yang dulu dengan yang sekarang , menurut saya dulu Kota Bengkulu lebih tertata dan terjaga kebersihannya , hal ini mungkin dikarenakan dulu masih banyak tanaman-tanaman dan pohon-pohonan yang rindang dan tertata rapi dan belum terlalu banyak pembangunan . Selain itu yang kita ketahui bengkulu juga mempunyai banyak aset wisata alam maupun sejarah yang berpotensi untuk dikenalkan ke nasional maupun internasional , akan tetapi pemanfaatan akan kelebihan-kelebihan aset wisata di kota ini masih kurang diperhatikan . jika dimanfaatkan dengan baik , aset wisata yang ada di kota ini dapat membuat nama kota bahkan provinsi kita ini lebih dikenal dimata wisatawan domestic maupun mancanegara . tapi pada kenyataannya penjagaan aset wisata dari segi kebersihan dan keamanan yang masih sangat kurang . Oleh sebab itu saya sangat berharap agar pemimpin kita lebih peduli dan memperhatikan aset wisata kita .

Perlu kita ketahui juga di kota ini sudah banyak komunitas-komunitas pemuda Bengkulu yang aktif dalam menjalani kegiatan positif dan mempromosikan semua yang ada di Kota Bengkulu , tetapi dalam menjalani kegiatannya ini , mereka seringkali tidak mendapatkan dukungan yang penuh dari pemerintah . Seharusnya kegiatan seperti ini  didukung penuh oleh pemerintah agar mereka lebih bersemangat dalam menjalani kegiatan mereka yang nantinya berguna untuk menciptakan pemuda-pemudi kita yang berpikiran maju dan mampu bersaing dengan pemuda-pemudi di kota maupun provinsi lain . Oleh itu saya berharap supaya pemimpin kita lebih memperhatikan dan memberi dukungan penuh pada kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan generasi muda kita .

Dalam hal pembangunan pun masih banyak juga yang mesti diperbaiki didalam kota ini . Seperti pembangunan dan perbaikan jalan-jalan yang rusak dan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat yang masih menetap di lingkungan yang tergolong kumuh . Kebanyakan pejabat pemerintah hanya menabur janji dalam menanggapi hal ini , oleh sebab itu saya sangat berharap pada pemimpin kota untuk lebih menunjukkan hasil nyata bukan janji-janji angin akan permasalahan ini agar kemakmuran rakyat lebih terpelihara dan merata disemua golongan masyarakat . Mungkin hanya ini segelintir  harapan-harapan yang dapat saya sampaikan sebagai pertimbangan bagi pemimpin kita , semoga dari semua yang saya sampaikan dapat lebih diperhatikan dan ditanggapi demi terwujudnya kota kita yang nyaman , bersih , aman , mampu bersaing dan dapat dibanggakan di tingkat nasional

Perayaan Malam Misa

(Hujan Pasti Berlalu)

Bengkulu-Meskipun malam natal lalu (24/12) diguyur hujan tidak menyurutkan niat umat kristen katholik Kota Bengkulu untuk tetap merayakan malam misa di gereja ST Yohannes.

Gereja ST Yohanes merupakan gereja umat katolik yang terletak dijalan 
Prof. Dr. Hazairin, SH. no 5 kel Sumur Meleleh BKL. dan telah memiliki usia 86 thn.


Salah satu rutinitas atau tradisi bagi umat christiani pada hari natal sering disebut dengan misa. Pada dasarnya misa ini merupakan kegiatan umat christiani untuk beribadah. Dalam misa kali ini gereja ST Yohanes mengadakan dua tahap untuk pergelaran misa.  Tahap pertama dilaksanakan pada pukul 17.00-19.00 WIB. Pada tahap pertama ini sekitar 700 umat katholik memadati gereja ST Yohanes.  Tahap kedua dilaksanakan pada pukul 20.00 – 22.00 WIB. 

Dalam misa tahap kedua ini jumlah penganut agama katholik lebih meningkat daripada misa tahap pertama, hingga memadati gereja yang terletak di Kecamatan Teluk Segara ini. Puluhan anggota polisi pun dikerahkan untuk menjaga keamanan area gereja selama kegiatan berlangsung. “Misa adalah moment yang sangat rugi bila terlewatkan karena misa ini merupakan suatu ritual penghapusan dosa yang dilaksanakan sehari sebelum hari natal” ujar Aldi. Meskipun pada malam perayaan misa kali ini Kota Bengkulu dilanda hujan namun tidak mengurangi antusias umat katholik untuk beribadah di gereja yang berdiri sejak 86 tahun lalu ini. 

Kerusakan Jalan Pemicu “Stroke”

(GELOMBANG & LUBANG )

Bengkulu – Banyaknya jalan yang rusak baik berbentuk jalan berlubang maupun jalan bergelombang benar-benar membuat warga Kota Bengkulu geram  dan emosi melihat badan jalan yang rusak. Betapa tidak jalan bergelombang yang terletak d Jl. Kalimantan Kelurahan Kampung Kelawi ini sudah selayaknya ditindak lebih lanjut karena lebih dari satu tahun tidak mendapat perhatian khusus dari pemerintah terkait.

Kondisi jalan lintas Sumatra - Bengkulu yang sangat 
perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah.


Mengingat sempitnya jalan yang merupakan jalan lintas Bengkulu-Sumatra Barat ini dan ramainya kendaraan yang melintas maka tak jarang di area jalan ini seringkali terjadi kemacetan yang cukup panjang. “Jalan tersebut  haruslah segera diperbaiki, karena itu adalah salah satu jalan lintas sumatera yg ada di Kota Bengkulu, sebab jika tidak diperbaiki akan sangat mengganggu perjalanan para pengemudi, karena seringkali terjadi kemacetan disana, gara-gara jalan yg bergelombang itu, dtambah lagi jalan yang sempit. Saran saya, jalan itu hrus ditambal ulang seluruh permukaannya dan kalau bisa agar diperlebar sedikit, demi kenyamanan berkendara. Bukan hanya itu, jalan berlubang pun masih banyak ditemukan di kota ini hal tersebut  sangat menggangu kenyamanan perjalanan dan mengesalkan, karna saya pernah menjadi korban, akibat jalan berlubang itu.” Ujar salah satu pengguna jalan, Husein mahasiswa Universitas Bengkulu saat diwawancara kemarin (26/12).

Tahun Baru Belum Lengkap Tanpa Terompet

(Kreatifitas Para Pencari Barang Bekas)

Bengkulu-Selain kembang api belum lengkap rasanya bila pada malam pergantian tahun tanpa ada kehadiran terompet. Berbagai jenis terompet mulai bermunculan menjelang tahun baru. Berbentuk kerucut, bentuk naga, bahkan bentuk gulungan kain batik pun ada. Harganya pun bervariasi sesuai dengan ukuran dan tingkat kerumitan pembuatannya, harga benda yang berkisar dari Rp.5000 sampai dengan Rp.20000 ini banyak ditemui dipusat keramaian seperti halnya di pasar ataupun ditepi jalan raya.

 
Jelang tahun baru pak Pardio, seorang pencari barang
bekas beralih profesi menjadi penjual terompet.


Harga merupakan salah satu alternative pembeli untuk membeli property tahun baru ini. Keunikan dari jenis-jenis terompet  pun menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli. Namun siapa sangka sebenarnya benda ini merupakan hasil kerajinan  para pencari barang bekas yang memiliki kreatifitas dan inisiatif penambah penghasilan akhir tahun. “Sebenarnya saya adalah seorang pemulung, jadi hasil pembelian barang bekas saya selama ini saya pisahkan barang-barang yang masih bagus seperti halnya kertas bekas, tutup botol sirup dan balon bekas guna menghemat modal untuk pembuatan terompet yang memang saya rencanakan sejak lama untuk menyambut tahun baru. Begitu juga dengan penjual-penjual terompet lainnya biasanya sebagian dari mereka membeli terompet kepada saya untuk dijual kembali” Ujar Pak Pardio, penjual yang berjualan di Jl.Sudirman Kota Bengkulu.

Eksistensi Dunia Fotografi Dikalangan Remaja Bengkulu


(Fotoku Seleraku)

Bengkulu - Foto merupakan suatu hasil potretan sebuah alat potret yang berupa gambar. Dimana alat potret itu dikenal dengan nama kamera. Sejak zaman nenek moyang kita dahulu kamera telah diakui keberadaannya. Begitu juga dengan sekarang seiring berkembangnya zaman kamera pun semakin digilai para penyukanya dari berbagai kalangan masyarakat. Tak dapat dipungkiri diakhir tahun 2012 ini pun para fotografer semakin menunjukkan eksistensinya di dunia fotografi dan ribuan jepret pun telah mereka dapatkan.

Asep Tri Sandy, ketua komunitas fotografi mahasiswa
Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu

Sebagian orang ikut berpartisipasi dalam dunia fotografi dikarenakan mereka memang hobby dengan dunia itu namun sebagian orang juga hanya mengikuti trendy zaman sekarang. “Mengenai eksistensi dunia fotografi dikalangan remaja saat ini begitu luar biasa antusiasnya, tapi saya juga tidak tahu ini akan berlangsung seterusnya, atau hanya ikut ikutan mode. Cuma seleksi alam yang dapat menentukan siapa yang memang teguh kepada dunia fotografi dan siapa yang hanya menjadi peserta”. Ujar Asep, ketua komunitas fotografi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIB.

Banyaknya orang yang berpartisipasi dalam dunia fotografi akan semakin menunjukkan keragaman kreatifitas-kreatifitas remaja Bengkulu dalam memotret suatu objek dan hasilnya  tentulah berbeda antara seseorang dengan orang lainnya meskipun jenis kamera dan lensa yang mereka gunakan sama. Pada dasarnya foto merupakan suatu pembicaraan sebuah moment yang terlihat melalui gambar dimana pembicaraan foto itu akan dikmanai dan disukai oleh orang yang berbeda pula karena setiap orang memiliki selera mereka masing-masing  dalam memotret suatu objek. “Saya begitu tertarik dengan dunia fotografi, karena menurut saya suatu moment itu perlu diabadikan, karena suatu moment tidak akan pernah terjadi dua kali dan tidak bisa diulang. Menurut saya dengan foto kita dapat mengingat masa-masa indah kita di masa lampau. Bukankah cara termudah untuk membuat kita bahagia adalah dengan cara mengingat kejadian yang telah lalu?”. Tambah pria berambut gondrong ini, saat diwawancarai pada hari sabtu lalu (29/12).